Sejuta Puisi

Tempat ku menumpahkan semua ekspresi diri

“valentine” penting gak seh..??

Posted by Mr.b pada Februari 15, 2008

14 februari dikenal sebagian masyarakat awam oleh hari valentine. Sekedar Info sedikit mengenai valentine day.

Menurut catatan sejarah, Valentine atau Valentinus sebenarnya adalah nama seorang Martyr, yakni seorang Kristen yang terbunuh karena mempertahankan ajaran agama yang dianutnya (The Standart International Dictionary, XVIII, p. 5090). Valentin ini karena kegigihannya mempertahankan ajaran agamanya diberi gelar Saint atau Santo (St) , mempunyai tempat istimewa di dalam ajaran agama Kristen. St Valentin karena menentang Kaisar Claudius II –rezim Romawi saat itu–, akhirnya dihukum dan dibunuh pada abad ketiga (14 Februari 270 Masehi) . Karenanya kemudian Valentine ini lantas dijadikan simbol bagi ketabahan, keberanian, kesungguhan dan kepasrahan seorang Kristen menghadapi realitas hidupnya. Namanya sampai sekarang dipuja dan diagungkan dan hari kematiannya diperingati oleh para pengikutnya dalam setiap upacara atau seremoni keagamaan yang dianggap sesuai dengan peristiwa tragis itu.
Perlu diketahui bahwa Romawi pernah diperintah oleh Kaisar Claudius II, Kaisar kejam yang membatalkan semua pertunangan dan perkawinan di Romawi demi kebesaran kekuatan militernya. Saat itu, Santo Valentine (seorang pastor) bersama dengan Santo Marius dan para Martir Kristiani lainnya menikahkan pasangan Romawi secara sembunyi-sembunyi. Saat Kaisar tahu, Santo Valentine dihukum secara kejam, mereka dipukul dengan tongkat sampai mati dan dipenggal kepalanya. Hukuman ini terjadi pada tanggal 14 Februari ketika orang-orang Romawi mempersiapkan festival Lupercalia (Supercalia). Jadi, untuk mengenang jasa dan pengorbanan Santo Valentine serta menghormati tradisi rakyat, para pastor Romawi menentukan tanggal 14 Februari sebagai Hari Santo Valentine. Sehingga sampai sekarang, hari tersebut dikenal sebagai hari Valentine (www.bconnex.net/~mbuchana /realms/valentine/history.htmlartir) .
Pada catatan yang lain, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno di masyarakat Romawi kuno. Juno adalah ratu para dewa dan dewi Romawi. Dia juga dikenal sebagai Dewi Para Perempuan dan Perkawinan. Hari berikutnya, 15 Februari, adalah festival Lupercalia. Festival itu ditandai dengan sebuah kegiatan yang cukup menonjol, yakni acara penarikan nama. Pada malam sebelum festival, nama-nama dari gadis-gadis Romawi ditulis pada secarik kertas dan dimasukkan ke dalam wadah. Para pemuda itu nantinya akan mengambil secarik kertas dan menjadi pasangan selama festival dengan gadis yang namanya terpilih. Sering kemudian pasangan antar muda-mudi yang didapatkan dalam festival tersebut kemudian saling jatuh cinta dan pada akhirnya mereka pun menikah. Tradisi kepercayaan ini kemudian berkembang menjadi pemahaman umum bahwa sebaiknya para pemuda mencari seorang pemudi untuk menjadikan pasangannya dan sebaliknya, pada 14 Februari itu pula. Bersamaan dengan itu pula, mereka menyarankan untuk saling tukar tanda mata atau cadeau (kado) sebagai lambang terbinanya kasih sayang di antara mereka. Sedangkan Valentine ini sendiri lebih dipopulerkan lagi oleh orang-orang Amerika dalam bentuk Greeting Card (kartu ucapan selamat) terutama setelah berakhirnya Perang Dunia Pertama (The Encyclopedia Americana, XXVII. p. 859).
Bahkan selama Abad Pertengahan, ada kebiasaan populer yang dilakukan pada tanggal 14 Februari di mana burung-burung mulai berpasangan. Kebiasaan tersebut adalah menulis surat cinta kepada kekasih dan mengirimkan benda-benda ungkapan kasih sayang menjadi lebih populer sekitar abad 14 dan 15, suatu situasi di mana kesusastraan Inggris dan Perancis mencantumkan alusion kebiasaan hari Valentine.
Demikianlah lama kelamaan nama dari seorang yang bergelar Santo Valentine itu akan jauh bergeser dari semuanya. Banyak orang yang memperingati hari ini hanya akan menyebut namanya lewat Greeting Card. Pesta persaudaraan, tukar tanda mata, tanpa mengetahui latar belakang sejarahnya yang berumur lebih dari 1700 tahun yang lalu itu. Padahal sebenarnya di dalamnya banyak terkandung peristiwa memilukan perlawanan dan pengorbanan seorang pastor untuk membela hak-hak masyarakatnya. Di dalamya tentu menyimpan sebuah proses perjuangan yang sangat hebat, apalagi dilakukan oleh seorang pemuka agama.

Kurang lebih demikian sedikit sejarah tentang valentine day.

Di indonesia sendiri, saya dengar bahwa banyak pihak yang merayakan dan pihak yang melarang perayaan hari valentine ini..

Saya sendiri sih gak merayakannya, hanya sekedar mengucapkan saja.. met valentine.. sambil ngasih coklat..🙂

Tapi, kalo kembali ke pertanyaan tadi, penting gak yah?? Kalo valentine dalam artian peringatan hari kasih sayang… Mmmm….

Kasih sayang tentu penting lah bro, sis… Kalo bisa tiap hari malahan.. Antara sepasang kekasih, of course, why not?? Kalo ada pihak yang melarang sih, saya rasa hanya karena keterkaitannya dengan bidang agama saja. Tolong dong, lepaskan semua embel-embel antar agama , coz jangan sampai kasih sayang yang sangat diperlukan terbatas hanya karena berbagai alasan, terutama persaingan antar agama… :p

Sekian Dululah,malah ngawur ntar bahasannyaa…. pokonya intinya kasih sayang itu penting. Pacaran Tanpa kasih sayang?? Siti nurbaya kalee….

4 Tanggapan to ““valentine” penting gak seh..??”

  1. Walah bro panjang amat tulisannya….
    Gak ditulis di wikipedia aja sekalian….

  2. But, keep posting bro!!!!

  3. Leo said

    Kasih sayang itu penting bgt dunk
    kalo tanpa kasih sayang.. apa jadi nya dunia ini ?

  4. NUGROSH said

    MADESU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: