<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sekedar menumpahkan isi hati&#8230; antara FITNA dan SCHISM antara ISLAM dan KRISTEN dan Kerukunan antar umat beragama</title>
	<atom:link href="http://aryya.wordpress.com/2008/04/14/sekedar-menumpahkan-isi-hati-antara-fitna-dan-schism-antara-islam-dan-kristen-dan-kerukunan-antar-umat-beragama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aryya.wordpress.com/2008/04/14/sekedar-menumpahkan-isi-hati-antara-fitna-dan-schism-antara-islam-dan-kristen-dan-kerukunan-antar-umat-beragama/</link>
	<description>Tempat ku menumpahkan semua ekspresi diri</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2009 02:28:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: rotyyu</title>
		<link>http://aryya.wordpress.com/2008/04/14/sekedar-menumpahkan-isi-hati-antara-fitna-dan-schism-antara-islam-dan-kristen-dan-kerukunan-antar-umat-beragama/#comment-184</link>
		<dc:creator>rotyyu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 10:18:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aryya.wordpress.com/?p=28#comment-184</guid>
		<description>Yup, setuju banget nih. Lagi pula kalau kita sampai terpancing dan terjadi kekacauan di negeri ini, yang rugi kita sendiri, kalah jadi abu menang jadi arang begitu kata nenek moyang kita.
Jadi lebih baik santai saja lah, anggap saja angin (begitu kata naga bonar)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yup, setuju banget nih. Lagi pula kalau kita sampai terpancing dan terjadi kekacauan di negeri ini, yang rugi kita sendiri, kalah jadi abu menang jadi arang begitu kata nenek moyang kita.<br />
Jadi lebih baik santai saja lah, anggap saja angin (begitu kata naga bonar)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ahdan Ramdani</title>
		<link>http://aryya.wordpress.com/2008/04/14/sekedar-menumpahkan-isi-hati-antara-fitna-dan-schism-antara-islam-dan-kristen-dan-kerukunan-antar-umat-beragama/#comment-177</link>
		<dc:creator>Ahdan Ramdani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 11:27:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aryya.wordpress.com/?p=28#comment-177</guid>
		<description>Sip...

Mengambil jalan tengah diantara keberpihakan, itu sebuah sikap yang bijak...


Advokat Rakyat
www.ahdanramdani.wordpres.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sip&#8230;</p>
<p>Mengambil jalan tengah diantara keberpihakan, itu sebuah sikap yang bijak&#8230;</p>
<p>Advokat Rakyat<br />
<a href="http://www.ahdanramdani.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.ahdanramdani.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: irvan syaiban</title>
		<link>http://aryya.wordpress.com/2008/04/14/sekedar-menumpahkan-isi-hati-antara-fitna-dan-schism-antara-islam-dan-kristen-dan-kerukunan-antar-umat-beragama/#comment-35</link>
		<dc:creator>irvan syaiban</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 00:20:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aryya.wordpress.com/?p=28#comment-35</guid>
		<description>minal aa&#039;idin wal faizin. 
maaf, terutama koreksi di faizin, bukan faidzin, tapi faiZin, use z not dz, artinya beda. 
bagi saya sendiri -seorang muslim, ucapan tersebut &#039;tidak begitu berarti&#039;. jika diterjemahkan artinya adalah &#039;termasuk orang-orang yang berhari raya dan yang merayakan kemenangan.&#039;
banyak yg sudah menggantinya dengan &#039;taqabbalallahu minna wa minkum&#039;, yg berarti, &#039;Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan Anda pada Ramadhan lalu.&#039; Tapi kalo Anda ngucapin yang terakhir ini agak nggak nyambung ya... 

Sekedar komentar:
Hmm, menurut saya, yg bikin masalah itu adalah penafsiran kitab suci. Usamah bin Laden jadi teroris ya gara-gara menafsirkan ayat jihad semaunya sendiri. Hernando Martinez beberapa ratus tahun lalu membantai orang Yahudi di Spanyol, gara-gara penafsirannya juga.
Kalo saya, lihat bagaimana nabi saya bertindak saja. Ada seorang pendeta Yahudi menagih hutang kepada beliau dengan kasar. Eh, beliau malah tersenyum, mengembalikan hutang beliau plus menambahi dengan hadiah-hadiah lagi. Bagus, kan?
Tapi beliau juga berperang dengan orang-orang yang memerangi beliau. Ada saat untuk bersikap damai dan ada saat untuk bersikap tegas.
Kalo menurut saya sendiri, saat di mana saya hidup ini adalah saat yang damai. Alhamdulillah, saya buebaas shalat berjama&#039;ah 5 waktu di masjid semau saya, nggak ada yg ngganggu; saya buebaas mengisi pengajian dengan materi saya sendiri (nggak seperti di Malaysia misalnya: pengajian harus di rumah-rumah, khotbah jum&#039;at ditentukan pemerintah materinya); saya buebaas nulis buku agama tema apa pun; istri saya buebaass pake cadar hitam-hitam belanja di mall-mall; tetangga saya yg katolik suka ngasih saya mangga, beras, dll. Alhamdulillah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>minal aa&#8217;idin wal faizin.<br />
maaf, terutama koreksi di faizin, bukan faidzin, tapi faiZin, use z not dz, artinya beda.<br />
bagi saya sendiri -seorang muslim, ucapan tersebut &#8216;tidak begitu berarti&#8217;. jika diterjemahkan artinya adalah &#8216;termasuk orang-orang yang berhari raya dan yang merayakan kemenangan.&#8217;<br />
banyak yg sudah menggantinya dengan &#8216;taqabbalallahu minna wa minkum&#8217;, yg berarti, &#8216;Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan Anda pada Ramadhan lalu.&#8217; Tapi kalo Anda ngucapin yang terakhir ini agak nggak nyambung ya&#8230; </p>
<p>Sekedar komentar:<br />
Hmm, menurut saya, yg bikin masalah itu adalah penafsiran kitab suci. Usamah bin Laden jadi teroris ya gara-gara menafsirkan ayat jihad semaunya sendiri. Hernando Martinez beberapa ratus tahun lalu membantai orang Yahudi di Spanyol, gara-gara penafsirannya juga.<br />
Kalo saya, lihat bagaimana nabi saya bertindak saja. Ada seorang pendeta Yahudi menagih hutang kepada beliau dengan kasar. Eh, beliau malah tersenyum, mengembalikan hutang beliau plus menambahi dengan hadiah-hadiah lagi. Bagus, kan?<br />
Tapi beliau juga berperang dengan orang-orang yang memerangi beliau. Ada saat untuk bersikap damai dan ada saat untuk bersikap tegas.<br />
Kalo menurut saya sendiri, saat di mana saya hidup ini adalah saat yang damai. Alhamdulillah, saya buebaas shalat berjama&#8217;ah 5 waktu di masjid semau saya, nggak ada yg ngganggu; saya buebaas mengisi pengajian dengan materi saya sendiri (nggak seperti di Malaysia misalnya: pengajian harus di rumah-rumah, khotbah jum&#8217;at ditentukan pemerintah materinya); saya buebaas nulis buku agama tema apa pun; istri saya buebaass pake cadar hitam-hitam belanja di mall-mall; tetangga saya yg katolik suka ngasih saya mangga, beras, dll. Alhamdulillah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: echy</title>
		<link>http://aryya.wordpress.com/2008/04/14/sekedar-menumpahkan-isi-hati-antara-fitna-dan-schism-antara-islam-dan-kristen-dan-kerukunan-antar-umat-beragama/#comment-33</link>
		<dc:creator>echy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 09:38:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aryya.wordpress.com/?p=28#comment-33</guid>
		<description>ok I like U&#039;r style,
benar mirip dengan kehidupan saya lho, makanya saya nda suka terpancing ma namanya isu2 ga jelas dan berbobot.
tengs fren&#039;k</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ok I like U&#8217;r style,<br />
benar mirip dengan kehidupan saya lho, makanya saya nda suka terpancing ma namanya isu2 ga jelas dan berbobot.<br />
tengs fren&#8217;k</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
